ORGANIK Dietary Fiber Powder
Gaya hidup organik bebas racun

Mengapa organik?
Dalam 10 tahun terakhir, metode pertanian yang intensif telah menimbulkan penyakit Alar pada apel, BSE pada sapi, dioksin pada produk hewani Belgia, dan banyak pestisida yang masih tertinggal di dalam makanan yang kita hidangkan pada orang yang kita cintai. Yang paling baru adalah modifikasi genetik.
Enam puluh tahun yang lalu, organik tidak pernah didengar, karena semua pertanian bisa dianggap organik. Tetapi kebutuhan pasca perang dunia akan makanan yang banyak dan murah menuntut arah produksi yang baru. Pupuk nitrat untuk mempercepat dan memperbanyak hasil untuk tanaman; antibiotik dan hormon untuk hewan. Pestisida membunuh hama. Aditif untuk memperbaiki penampilan.
Revolusi hijau membuang aturan lama dan mengeksploitasi alam dan unsur kimia demi kebutuhan makanan di meja anda. Banyak bukti bahwa alam, hewan ternak, dan kesehatan manusia harus membayar mahal demi makanan yang murah.
Apa itu makanan organik?
Pertanian organik berkomitmen pada kesehatan manusia, kesejahteraan ternak, dan lingkungan. Petani organik menggunakan pupuk alami seperti pupuk kandang. Seaweed, rock potash, alfalfa, red clover mengandung banyak nitrogen pada akarnya. Ternak juga makan tanaman organik sehingga terjadi lingkaran organik.
Petani mengutamakan kesehatan tanah dengan rotasi tanaman sehingga hama dan penyakit bisa diatasi dengan alami. Gulma tidak dibasmi tetapi diatur sehingga tidak mengganggu tanaman utama. Tanaman yang bervariasi menunjang kehidupan predator alami bagi serangga pengganggu. Cacing tanah menyuburkan tanah sehingga banyak organisme kecil yang membuat tanah mengandung gizi, mineral, dan trace elemen yang dibutuhkan untuk menyuburkan tanaman.
Petani organik juga menjaga agar pertaniannya tidak tercemar oleh pertanian konvensional.
Studi oleh Rugers University menunjukkan tanaman dari pertanian organik ternyata mengandung gizi yang jauh lebih baik daripada tanaman yang sama tetapi dari pertanian konvensional. Tanaman organik mengandung lebih banyak vitamin C, mineral penting, serat dan fito-nutrien. Juga mengandung lebih sedikit nitrat, sehingga lebih sedikit air, karena pupuk nitrat mendorong tanaman untuk menyerap lebih banyak air.
Penelitian oleh Copenhagen University menunjukkan tanaman organik melindungi tubuh dari kanker lebih baik karena kandungan antioksidan phenolic compounds, yang 10x lebih efisien dalam menangkap radikal bebas penyebab kanker dibandingkan vitamin C dan E.
Mineral content; average-millequivalents per 100 grams dry weight
|
Mineral |
Pert. Organik |
Pert. Konvensional |
|
Ca Calcium |
58.1 |
20.2 |
|
Mg Magnesium |
83.2 |
18.98 |
|
K Potassium |
165.98 |
55.98 |
|
Na Sodium |
23.44 |
0.32 |
Trace Elements: average-parts per million dry matter
|
Mineral |
Pert. Organik |
Pert. Konvensional |
|
Mn Manganese |
85.4 |
1.4 |
|
Fe Iron |
871.8 |
11.8 |
|
Cu Copper |
52.4 |
1.38 |
|
Co Cobalt |
0.296 |
0.04 |
CNI Organik terbuat dari 38 bahan bebas polusi yang berasal dari 7 kategori sesuai dengan formula naturopathy terkini:
1. biji / grains seperti gandum dan beras merah
2. benih / seeds seperti flax yang kaya ALA (omega 3)
3. tanaman hijau / greens seperti chlorella, spirulina, alfalfa
4. buah-buahan seperti nanas, jeruk, pisang, aprikot, apel
5. madu
6. prebiotik
7. enzim
CNI Organik juga sangat bermanfaat untuk membersihkan sistem pencernaan dan membantu memperlancar BAB (buang air besar). BAB tidak lancar akan membuat tubuh menyerap kembali racun sisa makanan, juga memperbesar kemungkinan terjadinya kanker usus besar.
CNI Organik mengontrol asupan kalori dan lemak sehingga membantu program diet.
Anjuran konsumsi
Campurkan 1 stik atau 2 sendok teh Organik dalam satu gelas air, aduk dan langsung minum. Kemudian minum 1-2 gelas air putih.
Untuk pemeliharaan kesehatan konsumsi 1-2x sehari.
Untuk perawatan kesehatan konsumsi 2-3x sehari.