HYPNOPARENTING
Menanamkan Rasa Positif Pada Anak
Orangtua
adalah pelaku hipnotis yang handal.
Hypnoparenting
sangat sistematis dan sederhana. Penerapannya sangatlah mudah asalkan tahu
teknik yang benar dan tepat. Selain itu juga sangat efektif asalkan orangtua
menyediakan lingkungan kondusif bagi tumbuhnya "program" yang disugestikan.
Ukuran keberhasilan bisa langsung terlihat dalam pola perilaku yang berubah
sesuai dengan yang disugestikan. "Tapi perlu disadari bahwa ini bukanlah
shortcut atau jalan pintas," tandas Ariesandi Setyono, dari
Indonesia Hypnosis Center, Surabaya dan penulis buku Hypnoparenting
Menjadi Orangtua Efektif dengan Hipnosis.
Ia menegaskan,
bagaimanapun juga, orangtua harus memberikan contoh yang baik. Percuma
memberikan sugesti pada sang buah hati agar senang belajar jika di jam
belajarnya orangtuanya malah asyik menonton TV, misalnya. Asal tahu saja,
yang dibutuhkan dalam penerapan hypnoparenting adalah komitmen
orangtua, pengondisian lingkungan, dan wacana yang seimbang sehingga
orangtua tahu apa yang terjadi dalam pikiran seorang anak.
Manfaat
hypnoparenting, yang jelas orangtua menjadi lebih mudah berkomunikasi
dengan anak. Lantaran itulah teknik komunikasi yang efektif amat berperan
dalam hypnoparenting demi menanamkan informasi yang ingin ditanamkan
dalam bawah sadar sang buah hati. Penasaran ingin mengetahui caranya? Bukan
sulap... bukan sihir:
* Saat
menjalin komunikasi, pilihlah kata-kata yang membangun dan berefek positif.
Ketimbang berkomentar, "Kok, kamu malas," lebih baik ucapkan, "Mama yakin
Kakak bisa lebih rajin."
* Untuk
membantu mengembangkan harga diri anak yang sehat, hargai setiap upaya yang
dilakukannya. Namun, bukan dengan sembarang pujian, seperti, "Nah begitu,
dong, Mama-Papa bangga dan senang kamu dapat nilai bagus." Dalam hal ini
anak bukan menjadi objek utama pujian karena yang senang dan bangga adalah
orangtuanya. Padahal yang berusaha adalah anak. Lebih mengena jika
mengatakan, "Kamu sudah selayaknya senang dan bangga. Kamu pilih belajar
daripada menonton TV kemarin sehingga kamu berhasil dapat nilai bagus."
Pujian seperti ini akan membuat anak sadar bahwa dia telah melakukan sesuatu
yang istimewa dan diakui oleh orangtuanya. Anak juga diajarkan untuk merasa
senang danbangga dengan dirinya karena berhasil mencapai suatu prestasi dari
suatu keputusan yang dia ambil sendiri. Efek pujian seperti ini terhadap
anak jauh lebih efektif.
*
Berbicaralah dengan lembut (intonasi tidak meninggi). Kata-kata positif yang
diucapkan dengan intonasi yang positif akan ditangkap pikiran bawah sadar
anak sebagai kesan positif.
*
Perlihatkan bahasa tubuh yang menunjukkan ketulusan dan perhatian dengan
cara menatap sang buah hati kala berdialog, menyentuh, mengelus dan
mendekapnya dengan kasih sayang.
* Kedua
orangtua sebaiknya seia-sekata. Maksudnya, tindakan atau perlakuan ayah
maupun ibu pada anak sebaiknya seragam dan konsisten.
*
Lakukan evaluasi bersama pasangan, mengenai perkataan, tindakan, dan reaksi
terhadap anak. Boleh juga bertanya pada anak, bagaimana perasaannya saat
diperlakukan kita. Tanyakan pula harapan atau ingin diperlakukan seperti apa
oleh ayah-ibu.
* Bila
kita melakukan kesalahan pada si kecil, jangan sungkan untuk segera meminta
maaf. Mengakui kesalahan merupakan sikap positif yang perlu dibangun.
*
Jadilah model peran yang baik. Ketika meminta anak untuk tidak selalu
menonton televisi, beri contoh dengan hanya sesekali saja menontonnya.
Seperti terapi
hipnosis lainnya, hypnoparenting bisa dilakukan oleh siapa saja dan
kapan saja dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Komunikasi efektif yang
secara konsisten diberlakukan di rumah akan menjadi "program" yang dapat
membangun karakter positif pada si buah hati.
SEKILAS HYPNOPARENTING
Hypnoparenting
adalah suatu program pembelajaran dan pendidikansecara sistematis bagi
orangtua dengan harapan para orangtua bisa mendidik anak dan membesarkannya
dengan lebih profesional. Lo kok profesional? Begini, sebagai orangtua kita
melakukan tugas yang tidak ringan namun sayangnya bekal kita untuk mendidik
dan mengasuh sang buah hati sebenarnya relatif minim. Umpama, kita hanya
mengandalkan pengalaman saat dididik dan dibesarkan oleh orangtua kita dulu.
Padahal belum tentu pola pengasuhan tersebut pas untuk diterapkan pada si
kecil di zaman ini. Idealnya anak justru kita perlakukan sebagaimana kita
ingin diperlakukan oleh orangtua kita dulu. Dengan begitu tindakan
yang kita lakukan atas dasar perasaan seorang anak. Bukan atas dasar
perasaan kita sebagai orangtua.
Hypnoparenting
memiliki prinsip, semua yang dikatakan dan dilakukan orangtua pada
hakikatnya adalah suatu proses hipnosis karena akan terpola pada pikiran
bawah sadar anak. Sebenarnya tidak ada sesuatu yang benar-benar baru di sini
karena tanpa disadari orangtua telah melakukan proses hipnosis pada si kecil
sejak lama. Hanya saja apakah hipnosis yang kita masukkan ke dalam pikiran
bawah sadarnya positif atau negatif, inilah yang perlu diluruskan (jika
orangtua kerap menakut-nakuti si kecil dengan hantu gentayangan di tempat
gelap yang pada akhirnya membuat anak menjadi penakut, itulah contoh
hipnosis negatif).
Nah,
hypnoparenting berusaha memetakan dan membuat pola asuh orangtua menjadi
sistematis berdasarkan cara kerja pikiran dan pengaruhnya terhadap masa
depan seorang anak. Mengapa dari sudut pandang cara kerja pikiran? Karena
segala sesuatu berakar dari pikiran. Setiap manusiaanak-
Contohnya,
alasan seorang bayi belajar berjalan tegak, tutur Aries, ternyata karena ia
melihat semua orang di sekitarnya berjalan tegak dengan kedua kakinya. Jadi
bukan karena umurnya sudah mencukupi lantas ia otomatis tahu cara jalan yang
benar. Bila selama 5 tahun pertama hidupnya, bayi hanya melihat cara
berjalan dengan merangkak, pasti akan ikut merangkak juga. Inilah mekanisme
hipnosis yang paling sederhana. Ketika belajar berjalan, sang bayi menerima
sugesti dari lingkungan, "Ayo coba lagi. Berdiri lagi Sayang, kamu pasti
bisa" maka ia akhirnya bisa berjalan dengan dua kaki.
CARA KERJA HIPNOSIS
Awalnya otak
menerima rangsangan eksternal (berupa perkataan dan tindakan) orang lain
yang akan ditangkap panca indra dan diproses dalam pikiran sadar. Informasi
yang masuk akan diteruskan ke pikiran bawah sadar dan akan disimpan sebagai
suatu program, baik yang positif maupun negatif. Semua pengalaman dan
peristiwa yang berkesan akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar.
Kemudian, "rekaman-rekaman" yang disimpan itu akan digunakan sebagai "bahan baku" dalam menanggapi hal-hal yang terjadi di sekitarnya di kemudian hari. Perlu diketahui, pikiran bawah sadar ini berfungsi menyimpan berbagai hal, di antaranya emosi/perasaan, kebiasaan, persepsi, intuisi, memori jangka panjang, keyakinan, dan kepribadian. Boleh dibilang, hampir 90% pemikiran didominasi oleh pikiran bawah sadar. Maka itu di sinilah peran penting orangtua dalam pembentukan program bawah sadar sang buah hati.